6 Jenis Tanaman Hias dalam Ruangan

6 Jenis Tanaman Hias dalam Ruangan

Tanaman adalah keliru satu unsur pendukung utama bagi kelangsungan makhluk hidup di dunia, mengapa demikian? perihal tersebut dikarenakan kapabilitas tumbuhan atau tanaman untuk memproduksi oksigen yang merupakan gas utama yang digunakan dalam sistem pernafasan nyaris beberapa besar makhluk hidup, juga kita manusia.

Selain dikarenakan pentingnya keberadaan tanaman tersebut, kegunaan estetika juga jadi perihal utama agar banyak orang yang mengoleksi atau menanam tanaman baik itu dikebun ataupun di tempatkan sebagai hiasan rumah. Jenis tanaman yang paling banyak dikoleksi adalah tanaman hias baik itu tanaman hias bunga maupun tanaman hias daun, yang digunakan untuk mempercantik kondisi area tinggal. Bisa di tanam diluar ruangan atau outdoor dan mampu juga di tanam di dalam ruangan atau indoor.

Ada banyak sekali tanaman hias dalam ruangan, Namun pada peluang kali ini tanamanhiasan.com dapat memberi tambahan petunjuk 6 style tanaman hias dalam ruangan untuk kamu tambahkan sebagai hiasan dalam rumah hunian kamu agar malah cantik.

1.Bambu Jepang (Draceena Godseffiana).

Bunga bambu jepang atau yang dalam nama latinnya disebut Draceena Godseffiana, merupakan style bambu jepang yang spesifik. Bentuk daun yang dimilikinya lonjong dan nampak berpasangan pada cabangnya serta miliki ukuran panjang lebih kurang 10 cm. Pada permukaan daunnya terdapat bintik-bintik kuning dengan goresan garis kuning yang membujur dibagian sedang daunnya. Warna basic dari daun bambu jepang adalah warna hijau pudar. Tanaman hias daun ini sesuai sebagai tanaman hias dalam pot dan di tempatkan disudut ruangan rumah anda. Kelebihan dari tanaman hias ini adalah tahan pada ruangan yang ber-AC.

2. Beringin kolesom (Ficus sp.)

Berinigin Kolesom adalah style beringin berdaun hijau yang asalnya dari Thailand. Penampilan dari beringin ini berbeda dengan beringin umumnya (ficus benjamina). Berbeda dengan beringin kebanyakan, style beringin kolesom miliki daun yang lebih panjang dan ramping dengan ujung yang runcing.

Keunikan lain dari beringin ini yang membedakannya dengan beringin umumnya adalah bentuk akarnya yang besar menyerupai umbi ginseng atau kolesom. Nah, dikarenakan bentuk akarnya tersebutlah agar beringin ini dinamakan beringin kolesom. Jika diperhatikan sekilas tampilan dari beringin kolesom ini sebetulnya mirip tanaman ginseng. Beringin kolesom juga miliki ukuran pendek dan kecil. Pembentukan batang itu sendiri merupakan hasil rekayasa.

Biasanya beringin ini dijadikan sebagai tanaman hias indoor umumnya sebagai penghias meja. Di dalam ruangan, beringin kolessom cuma mampu bertahan sepanjang 3 hari atau 7 hari kalau di pajang dekat koridor, pintu, atau jendela. Setelah itu, tanaman hias ini mesti membutuhkan penyegaran di luar ruangan sepanjang 2 minggu sebelum akan digunakan lagi sebagai tanaman indoor.

3. Beringin putih (Ficus benjamina ‘variegata’)

Beringin putih adalah tanaman hiasan yang mampu dijadikan tanaman hias indoor dengan dibentuk jadi pohon kerdil yang menyerupai perdu atau bonsai. Jika batangnya dibentuk sedikit melingkar, maka tanaman hias ini dapat nampak lebih eksklusif terlebih kalau dipadukan dengan pot-pot yang unik atau pot yang antik.

Dau tanaman beringin putih berukuran kecil, dan miliki warna gabungan putih mengkilap dengan hijau segar. Tanaman hias ini amat peka pada kelebihan air, ruangan dengan pencahayaan yang kurang, dan suhu yang panas. Biasanya tanaman indoor ini di tempatkan di dekat koridor, pintu, atau jendela.

4. Lidah mertua atau Sansevieria

Jenis Tanaman hias yang satu ini merupakan keliru satu aneka style tanaman hias yang amat sesuai dijadikan tanaman indoor. Hal tersebut dikarenakan tanaman ini miliki tampilan yang cantik menyerupai lidah. Selain tampilannya yang cantik tanaman yang dikenal juga dengan sebutan Sansevieria ini mempunyai kapabilitas menangkal polusi hawa dan menyerap beberapa gas beracun. Sehingga tak sekedar mempercantik tampilan ruangan juga membawa dampak kondisi ruangan jadi lebih sehat.

5. Palem

Tanaman keluarga sawit yang juga dikenal sebagai Arecaceae atau Palmae, amat tenar dan amat ringan untuk melihat . Terdapat banyak style tanaman palem, diantaranya adalah palem sadeng, palem putri, palem jenggot, palem kanari dll, dan palem yang biasa digunakan sebagai material untuk indoor plant adalah Palem kuning, palem putri, palem wergu, palem Pheonix. Dikenal sebagai pembersih hawa alami. Palem tertentu menargetkan dan menghapus formaldehida, benzena dan karbon monoksida (yang amat menolong kalau seseorang dalam lingkungan perokok).

6. Spathiphyllum atau Peace Lily

Peace lily, dengan kata lain spathiphyllum merupakan tanaman yang ideal untuk dimiliki di rumah Anda kalau Anda menyukai bunga, namun tidak idamkan membeli karangan bunga yang mati sehabis beberapa hari. Spathiphyllum tumbuh subur di area teduh di bawah suhu 27 derajat celius, tanaman yang mampu digunakan sebagai penghias dalam ruangan, namun juga mampu digunakan sebagai tanaman outdoor, di proyek taman tanaman ini adalah material tanaman semak yang penempatannya pada planter box, mampu berbunga dengan baik seandainya penempatannya langsung terkena sinar matahari bermanfaat menghilangkan racun beresiko layaknya aseton, amonia, benzena, etil asetat, formaldehyde, trichloroethylene metil, alkohol dan xilena.

Sekian pembahasan kali ini perihal 6 Jenis Tanaman Hias dalam Ruangan, semoga memberi tambahan sedikit wawasan bagi anda, utamanya fans tanaman hias.

Selengkapnya : https://www.lele.co.id/