Biografi Taylor Swift

Biografi Taylor Swift

Terlahir dengan nama menyeluruh Taylor Alison Swift bermunculan 13 Desember 1989, Dia ialah putri dari Andrea Gardner seorang ibu lokasi tinggal tangga, dan Scott Kingsley Swift, pialang saham. Nenek dari ibunya, Majorie Finlay, ialah seorang biduan opera. Swift mempunyai saudara yang lebih muda, Austin. Darah seninya mengalir dari neneknya yang seorang biduan opera. Taylor Swift pun mengidolakan biduan Shania Twain dan menjadikannya panutan dalam bernyanyi. Merupakan seorang penyanyi-penulis lagu bergenre musik Country dan aktris berkebangsaan Amerika Serikat. Swift sangat dikenal oleh media sebab rambut curly emasnya dan mata kucingnya yang berwarna biru.

Taylor Swift gemar berdendang sejak kecil. Pada umur 3 tahun ia pernah berdendang di hadapan sekumpulan wisatawan saat bertamasya dengan kedua orang tuanya. Ketika Swift di ruang belajar empat, dia memenangkan kontes puisi nasional dengan suatu puisi sepanjang tiga halaman berjudul “Monster in My Closet”. Pada umur sepuluh., Seorang tukang reparasi komputer mengindikasikan dia teknik bermain tiga chords pada gitar, yang lantas memicu minatnya dalam belajar instrumen. Setelah itu, Swift mencatat lagu kesatunya, “Lucky You”

Pada tahun 2007, Taylor Swift pulang merilis album bertema Sounds Of The Season, tetapi album itu tak sukses di pasaran. Namun bukan Taylor Swift bila menyerah begitu saja. Pada musim panas tahun 2008, ia pulang merilis album Fearless, yang berhasil besar. Album ini terjual sejumlah 330 ribu keping dalam minggu kedua sesudah diluncurkan. Album tersebut sukses membuatnya meraih penghargaan di ajang Grammy diantaranya untuk kelompok Album of the Year dan Best Country Album. Kesuksesan di dunia musik membuka jalan untuk Taylor Swift guna merambah dunia akting. Tercatat sejumlah judul film pernah dibintanginya, antara beda Valentine dan Hannah Montana : The Movie. Pada tahun 2008, ia menemukan ijazah SMAnya, Dia lulus dari sekolah tinggi pada Juli 2008 dari Akademi Harun, Sekolah Kristen SMA di Hendersonville, Tennessee.’

Kesuksesan Taylor Swift itu ternyata tak selamanya berbuah positif. Ia kerap diejek oleh sesama rekannya yang lebih senior. Kejadian sangat frontal ialah pada ketika penghargaan MTV VMA 2009 lalu. Saat tersebut Taylor memenangkan penghargaan kelompok Best Video Clip guna lagu “You Belong With Me”. Pada ketika berpidato kemenangan, tiba-tiba biduan rap senior Kanye West naik ke panggung dan ‘menghujat’ Taylor Swift. Kanye berbicara bahwa Taylor tidak layak memenangkan penghargaan tersebut, yang menurutnya lebih pantas diserahkan kepada Beyonce Knowles dengan video “Single Ladies (Put a Ring on It). Taylor menyatakan sangat kaget dan kecewa dengan perlakuan tersebut, tetapi ia menerimanya dengan hati terbuka. Beberapa lama kemudian, Kanye West secara langsung mengunjungi Taylor Swift guna meminta maaf atas kelakuannya. Sumber: infobiografi.com