BPKN RI Tolak Kenaikan Tarif Tol

BPKN RI Tolak Kenaikan Tarif Tol

BPKN RI Tolak Kenaikan Tarif Tol

BPKN RI Tolak Kenaikan Tarif Tol

BANDUNG- Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Republik Indonesia

menolak adanya kenaikan tarif tol yang berlaku sejak tanggal 1 November kemarin.

Koordinator Komisi IV BKPN RI, Firman Turmantara Endipradja beralasan, penolakan kenaikan tarif tol dilakukan karena pengelola masih belum memenuhi peningkatan pelayanan bagi pengguna jalan.

“Seharusnya pihak pengelola tol setiap 2 tahun sekali tidak hanya menaikan tarif,

tetapi juga harus melakukan peningkatan kualitas, perbaikan sarana prasarana dalam pelayanan kepada masayarakat,” ujarnya.

Menurut Turmantara, saat ini tidak ada standar yang baku mengenai kualitas ruas jalan tol, terbukti dari adanya beberapa ruas jalan tol yang licin maupun yang bergelombang.

“Saya belum mengetahui seperti apa stadarisasi jalan tol, karena Undang-Undang

Perlindungan Konsumen mengamanatkan pelaku usaha harus memenuhi standarisasi,” ucap Turmantara, dalam sebuah diskusi di Tatali, Jalan Anggrek No 42, Senin (02/11).

Turmantara mengatakan, pengelola jalan tol belum memberikan apa yang menjadi hak masyarakat sebagai pengguna jalan tol, seperti masih adanya kemacetan di ruas tol, penerangan, rambu-rambu hingga marka jalan.

“Banyak yang masih harus dibenahi oleh pihak pengelola tol, jadi kalau ada yang nanya setuju dengan adanya kenaikan tol, itu tidak setuju, sepanjang kewajiban pengelola tol dipenuhi dulu,” ujarnya

 

Sumber :

https://penzu.com/public/dffb634b