Duplikasi Usaha Lain

 Duplikasi Usaha Lain

Ide usaha tersebar dimana-mana, bahkan mungkin di depan mata kita. Kita hanya perlu membaca peluang, mengukur potensi, dan mengambil resiko. Misalnya, disekitar rumah kita karena dekat dengan obyek wisata, ada warung makan yang laris, apa salahnya meniru usaha tersebut. Syaratnya anda harus dapat memberikan nilai lebih dari usaha yang telah ada sebelumnya.
d. Beri Fasilitas Tambahan
Mirip dengan cara sebelumnya, hanya saja diperlukan sedikit kreatifitas. Misalnya jika ingin membuka usaha warung sembako, berikan penawaran harga yang kompetitif dan tempat yang nyaman untuk pembeli bercengkrama dengan pembeli lain, sehingga pembeli betah berlama-lama belanja di toko kita.
e. Jual Keterampilan
Jika anda jeli mengenali bakat orang, itu pun bisa menjadi bisnis yang menantang. Banyak orang berbakat yang jika dikembangkan dan diberikan tempat dan fasilitas yang elit, bisa dijual mahal. Misalkan, ambil 2-3 orang pemangkas rambut dari salon-salon kecil, sewakan tempat yang bagus, siapkan alat yang lengkap, brand khusus, dan training mengenai pelayanan yang baik. Maka usaha salon eksklusif sudah bisa anda miliki.
f. Jadi Agen
Mirip dengan sebelumnya, misalnya membuka agen modeling, agen tenaga kerja, pembantu rumah tangga, pengisi acara hiburan, pernikahan, dan sebagainya. Untuk usaha ini diperlukan pengalaman dan relasi yang luas
g. Jual Barang Second
Masih sedikit orang yang peka dengan jenis usaha ini. Barang second dengan nilai historis tertentu bisa mempunyai nilai harga tinggi. Untuk memulainya bisa dengan berburu barang-barang bermerk asli yang sudah tidak terpakai lagi dan menjualnya kembali di tempat lain dengan harga pecial.
h. Buka Kantor
Jika anda mempunyai keakhlian khusus, keaklian itu dapat dibisniskan. Dengan mengajak teman-teman yang seprofesi anda dapat secara berpatungan untuk membuka kantor sendiri. Juallah skill dan pengalaman anda itu.
i. Beli Waralaba
Jika anda mempunyai modal yang cukup besar dan tidak mau memikirkan produk sendiri, bisa memilih membeli franchise (waralaba). Butuh kejelian membaca waralaba mana yang bagus, berikut kemampuan membaca potensi pasarnya. Kini banyak pilihan waralaba, dengan modal besar atau sedang-sedang saja.
4. Persiapan Memulai Usaha
Menjadi pengusaha memang memungkinan untuk memperoleh penghasilan yang besar. Dibalik itu juga terdapat resiko yang besar menghantuinya. Untuk itulah diperlukan persiapan yang baik dalam memulai sebuah usaha. Langkah-langkah ilmiah persiapan memulai usaha dapat mengikuti petunjuk seperti berikut ini.
a. Menganalisis Jenis Usaha
Pertama, anda harus memastikan bahwa usaha yang dirikan adalah jenis usaha yang anda minati. Hal itu akan lebih baik apabila ditunjang dengan keahlian dan pengalaman anda pada jenis usaha tersebut. Lakukan analisis pulang pokok (break event point) untuk menentukan potensi yang ada dalam jenis usaha anda. Setelah itu jabarkan rencana usaha anda secara detil. Lanjutkan dengan menyusun rencana pemasaran yang akan akan dilakukan.
b. Buat Rencanakan Bisnis
Jika anda akan mencari pendanaan dari luar, rencana bisnis adalah sebuah kebutuhan. Meskipun anda akan membiayai usaha itu secara mandiri, rencana bisnis dapat membantu mengetahui berapa banyak uang yang dibutuhkan untuk memulainya, apa yang perlu untuk dilakukan untuk menjalankan bisnis tersebut.
c. Siapkan modal
Modal merupakan faktor penting dalam memulai usaha sendiri. Banyak orang ingin memulai usaha, namun tak mempunyai modal sehingga tidak jalan. Modal dapat diperoleh dari; hasil menabung, investor, meminjan uang dari bank dan melakukan kemitraan.
d. Perluas Jaringan
Jaringan dapat menjadi landasan untuk kelangsungan usaha. Usahakan untuk dapat bergabung dengan komunitas yang terkait dengan jenis usaha yang anda akan geluti. Bergabung dengan jaringan dapat lakukan sebelum anda memulai usaha sendiri, sehingga pada saat akan mulai memasarkan produk/jasa yang ditawarkan, anda telah memiliki networking yang luas.