HASIL DAN PEMBAHASAN

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1. Hasil
Hasil yang didapat pada praktikum ini adalah sebuah lahan yang bersih dari semak rumput maupun kayu kayu penghalang pada lahan. Lahan yang disiapkan atau dibuka ini selanjutnya akan mengalami pengolahan. Pembukaan lahan dikerjakan perkelompok dengan luasan yang sama tiap – tiap kelompok.

4.2 Pembahasan
Pembukaan lahan dilakukan untuk memudahkan tahapan pengolahan lahan. Poembukaan lahan adalah tahap awal dari seluruh agenda persipan dalam perkebunan. Pelaksanaan pembukaan lahan yang kami lakukan meliputi pembersihan lahan dari rumput, semak, dan kayu penghalang pada lahan tersebut. Hal ini kami lakukan karena sebelumnya lahan yang kami buka sudah digunakan pada tahun sebelumnya, sehingga pada pembukaan lahan yang kami lakukan termasuk pembukaan lahan semak saja.

Pembersihan rumput pada pembukaan lahan yang kami lakukan kami gunakan alat cangkul dan garu. Pekerjaan pembersihan rumput ini patergolong cukup lambat kami lakukan sebab kelompok kami mendapatkan tugas membawa garu, dan ketika pelaksanaan pembersihan lahan kelompok lain tidak mau diajak bertukaran alat sehingga awal pembersihan lahan kami lakukan dengan garu milik kami, yang menyebabkan pelaksanaan pembersihan lahan cukup lama. Peralatan cangkul kami peroleh setelah salah satu kelompok telah selesai sehingga kami dapat meminjam cangkulnya. Pekerjaan pembersihan lahan pada areal yang kami dapatkan saat praktikum sebenarnya belum optimal sehingga pada hari lain kami lakukan pembersihan ulang.

Pembersihan semak pada lahan kami lakukan dengan parang yang kami peroleh dari kelompok lain. Pekerjaan ini tergolong cepat kami lakukan sebab pada lahan kami tidak begitu banyak terdapat semak. Pembersihan kayu penghalang pada lahan kami juga cukup lancar sebab seluruh anggota kelompok dapat melaksaanakan tugasnya. Pelaksanaan dua pekerjaan ini tidak ada kendala yang kami hadapi.

Praktikum persipan lahan industri yang dilaksanakan sebenarnya tergolong lancar. Hal ini dapat ditinjau dari jadwal pekerjaan yang ada dapat terselesaikan seluruhnya. Kendala yang perlu diperhatiakan pada praktikum pembukaan lahan ini adalah pembagian alat, sebab pada pelaksanaannya pembagian alat tidak seperti yang telah ditentukan, sehingga hasil pekerjaan pada sebagian kelompok kurang maksimal.

BAB V
PENUTUP

5.1. Kesimpulan
Pembukan lahan dalam suatau kegitan budidaya tanaman industri sangat penting. Kegiatan ini merupakan awal dari budidaya. Persipan lahan yang baik akan memudahkan suatu perkerjaan yang perlu dilakukan pada tahapan selanjutnya. Pengenalan teknik pembukaan lahan yang telah dilaksanaakan memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang teknik dan pentingnya pembukaan lahan dalam suatu perkebunan.

5.2. Saran
Saran yang dapat saya sampaikan sebaiknya dalam praktikum selanjutnya pembagian tugas dalam pembawaan alat dilakuka perindividu dalam satu kelompok. Pembagian tugas perkelompok dengan alat yang sama saat pelaksanaan praktikum kurang efektif. Hal ini dapat dilihat saat pelaksanaan sebagian kelompok engan bertukaran alat yang mereka bawa.

DAFTAR PUSTAKA
Badan Litbang Pertanian. 2007. Prospek dan Arah Pengembangan Agribisnis Kakao. Ed II. 26 hal.
Hanum, Chairani .2008. Teknik budidaya tanaman jilid 3 untuk SMK. Direktorat Pembinaan Sekolah Kejuruan, Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional. 178p
Hasrun Hafid, at al.2008. Panduan Amarta Untuk Keberlanjutan Kakao (Evaluasi Kebun, Rehabilitasi dan Peremajaan). Jakarta: Penebar Swadaya
Kalshoven, L.G.E. 2008. Pest of Crop in Indonesia. P.T.Ichtiar Baru –van Hoeve, Jakarta. P.85.
Pahan, I.2010. Panduan lengkap Kelapa sawit. Managemen Agribisnis dari hulu hingga hilir.Penebar Swadaya, Jakarta. 403 hal

Sumber :

https://nomorcallcenter.id/