Ibnu Taimiyah

Table of Contents

 Ibnu Taimiyah

Lain dengan halnya Ibnu Taimiyah beliau lebih memfokuskan perhatiannya pada masyarakat, fondasi moral untuk membawakan dirinya sesuai dengan jalan syariat. Dalam perilaku Ekonomi, beliau mendiskusikan tentang Ekonomi individu dalam konteks hidup bermasyarakat seperti akad dan penaatanya, harga yang wajar dan adil, pengawasan pasar, keuangan Negara dalam pemenuhan hidup rakyatnya.

            Dalam pendekatannya dengan masyarakat beliau mendevinisikan berbagai batasan dalam usaha Ekonomi, misalnya dalam transaksi Ekonomi Ibnu Taimiyah tentang keadilan dalam bertransaksi dengan kesepakatan harus didasarkan pada informasi yang memadai dan moralitas seperti yang diperintahkan oleh agaman misalnya tidak adanya unsur pemaksaan, kecurangan dan ketidaktahuan dari salah satupihak yang melakukan akad. Aturan dalam kewajiban public juga meliputi pembahasan tentang pengaturan uang, pengaturan tentang timbangan dan ukuran, pengawasan harga serta pertimbangan pengenaan pajak yang tinggi dalam keadaan darurat. Dalam hal pajak Ibnu Taimiyah juga menyadari sepenuhnya peranan permintaan dan penawaran dalam penentuan harga-harga yang, beliau mencatat pengaruh dari pajak tidak langsung dan bagaimana beban pajak tersebut digeserkan dari penjual yang seharusnya menanggung pajak kepada pembeli yang harus membayar lebih mahal  untuk barang-barang yang terkena pajak.

  1. Al-Maqrizi

Al-Maqrizi melakukan sudi kasus tentang uang dan kenaikan harga-harga yang terjadi secara periodik dalam keadaan kelaparan dan kekeringan. Selain kelangkaan pangan secara alami oleh kegagalan hujan, Al-Maqrizi mengidentifikasikan tiga sebab dari peristiwa ini, yaitu korupsi, dan administrasi yang buru, beban pajak yang berat terhadap para penggarap dan kenaikan pasokan mata uang fulus, berbicara sebab yang ketiga ini Al-Maqrizi menegaskan bahwa uang Emas dan perak satu-satunya mata uang yang dapat dijadikan standar nilai sebagaimana yang telah ditentukan syariat, sedang penggunaan fulus sebagai mata uang dapat menimbulkan kenaikan harga-harga. Menurut Al-Maqrizi fulus dapat diterima sebagai mata uan jika dibatasi penggunaanya, yakni hanya untuk keperluan transaksi yang berskala kecil.

Sumber :

https://digitalcamera.co.id/amazon-kembangkan-kacamata-pintar/