Jenis-Jenis Destilasi

Jenis-Jenis Destilasi

Jenis-Jenis Destilasi

  • Destilasi menggunakan uap

Destilasi uap meggunakan panas sebagai sumber energi untuk proses distilasi dengan cara open steam, dimana uap tersebut mengadakan kontak lansung di dalam sistem distilasi baik pada proses batch maupun kontinyu. Pada umumnya distilasi dilakukan dengan penambahan komponen inert seperti nitrogen, karbondioksida, flue, dan sebagainya.


Destilasi uap inert digunakan untuk proses-proses sebagai berikut:

  1. Untuk memisahkan sejumlah kecil dari impuritas yang mudah menguap dari sejumlah bahan masukan.
  2. Untuk memisahkan dalam jumlah yang cukup besar pada bahan yang mempunyai titik didih tinggi.
  3. Untuk mendapatkan titik didih dari suatu bahan dari sejumlah kecil impuritas yang mempunyai titik didih lebih tinggi.

  • Destilasi menggunakan reboiler

Destilasi dengan menggunakan reboiler disebut dengan closed steam, dimana alat penukar panas (reboiler) digunakan untuk memaksa kembalinya panas dan uap pada hasil bawah fraksinator. Reboiler diletakkan pada bagian menara, hal ini membuat luas permukaan menjadi besar. Namun, untuk membersihkannya harus menghentikan operasi distilasi. Reboiler dipanaskan oleh steam pemanas.

Selanjutnya, ada beberapa macam destilasi diantaranya yaitu :


  • Distilasi Sederhana

Pada destilasi sederhana, dasar pemisahannya adalah perbedaan titik didih yang jauh atau dengan salah satu komponen bersifat volatil. Destilasi sederhana juga merupakan Teknik pemisahan kimia untuk memisahkan dua atau lebih komponen yang memiliki perbedaan titik didih yang jauh. Jika campuran dipanaskan maka komponen yang titik didihnya lebih rendah akan menguap lebih dulu.


Selain perbedaan titik didih, juga perbedaan kevolatilan,yaitu kecenderungan sebuah substansi untuk menjadi gas. Distilasi ini dilakukan pada tekanan atmosfer. Aplikasi distilasi sederhana digunakan untuk memisahkan campuran air dan Alkohol.  Pada prakteknya, kebanyakan campuran sukar untuk dimurnikan melalui satu distilasi sederhana.


  • Destilasi Fraksionisasi

Fungsi destilasi fraksionasi adalah memisahkan komponen-komponen cair, dua atau lebih, dari suatu larutan berdasarkan perbedaan titik didihnya. Distilasi ini juga dapat digunakan untuk campuran dengan perbedaan titik didih kurang dari 20°C dan bekerja pada tekanan atmosfer atau dengan tekanan rendah.


Aplikasi dari distilasi jenis ini digunakan pada industri minyak mentah,untuk memisahkan komponen- komponen dalam minyak mentah.  Perbedaan distilasi fraksionasi dan distilasi sederhana adalah adanya kolom fraksionasi. Dikolom ini terjadi pemanasan secara bertahap dengan suhu yang berbeda-beda pada setiap platnya. Pemanasan yang berbeda-beda ini bertujuan untuk pemurnian distilat yang lebih dari plat-plat di bawahnya. Semakin ke atas, semakin tidak volatil cairannya.


Sumber: https://ciso.co.id/helicopter-sim-pro-apk/