Keberangkatan CJH Lancar, 6 Orang Kancrit karena Ini

Keberangkatan CJH Lancar, 6 Orang Kancrit karena Ini

Keberangkatan CJH Lancar, 6 Orang Kancrit karena Ini

Keberangkatan CJH Lancar, 6 Orang Kancrit karena Ini

Hari ke-19 pemberangkatan Jemaah Calon Haji (CJH) menuju tanah suci berjalan dengan baik. Sebanyak 1.780 JCH dan 20 petugas dari kloter 37,38,39,40 berhasil diberangkatkan.

Berbeda dengan awal-awal pemberangkatan gelombang satu, dimana banyak ditemukan barang CJH yang disita petugas, kloter ahir dari gelombang satu justru berjalan dengan tertib.

Jamal selaku Sekertaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mengaku pihaknya terus berupaya mensosialisasikan kepada JCH. Tak hanya itu Kelomok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) juga diberi pemahaman bentuk barang yang boleh dibawa dan berapa jumlahnya.

“Hingga hari ini kami terus berupaya berkomunikasi dengan JCH yang belum berangkat maupun KBIH untuk betul-betul mencermati peraturan,” terang Jamal, Sabtu (20/7/2019).

Menurut Jamal, prosesi pemberangkatan JCH haruslah selalu berjalan dengan kondusif. Hal itu dikarenakan dapat berpengaruh kepada psikologis JCH.

“Kasihan JCH itu, mau berangkat saja kok masih tersendat karena barang bawaan yang bermasalah. Takutnya nanti psikologisnya terganggu,” imbuh Jamal.
Baca Juga:

1.444 CJH Surabaya Tercatat Masuk ke Poli Kesehatan
Jemaah Haji Dilarang Masukan Air Zamzam ke Koper
Radang Akut, Jamaah Haji Asal Pacitan Meninggal Dunia di Madinah
5000 Liter Air Zam-zam Sudah Tiba di AHES Embarkasi Surabaya

Selanjutnya Jamal menyampaikan bahwa hingga kloter 40, kondisi kesehatan JCH

terus dipantau. Terlebih kondisi JCH yang masih berada di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

“Yang sakit itu enam orang dan dirawat di Rumah Sakit Asrama Haji, dua diantaranya sudah bisa dikembalikan ke Asrama Haji, jadi tinggal empat. Kami bersama KKP akan terus memantau kondisi JCH ini,” sahut Jamal.

Mulai hari ini gelombang kedua pemberangakatan JCH dimulai. Jika gelombang satu

penerbangan dari Bandara Juanda menuju Madinah, gelombang kedua justru dari Bandara Juanda langsung ke Jeddah.

JCH yang tergabung dalam gelombang dua, ketika diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya menuju Bandara Juanda sudah diharuskan mengenakan kain ihrom.

Hal itu dikarenakan untuk mempermudah JCH ketika mendarat di Jeddah.

 

“Memang betul, mulai gelombang kedua besok JCH yang berangkat ke Arab Saudi sudah mengenakan kain ihrom, ini demi mempermudah JCH. Jadi sampai Jeddah tidak membuka-buka kopernya lagi,” tutur Jamal.

 

Sumber :

https://education.microsoft.com/Story/CommunityTopic?token=LWt5G