Kominfo: RUU Cipta Kerja untuk jaga perekonomian

Kominfo: RUU Cipta Kerja untuk jaga perekonomian

Kominfo RUU Cipta Kerja untuk jaga perekonomian

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyatakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja dibuat untuk menjaga perekonomian negara dari berbagai potensi dampak yang ada.

“Dalam rangka menjaga perekonomian kita maupun perisai dampak negatif ekonomi global, kita, dalam negeri, perlu memastikan bisa menarik investasi ke dalam negeri,” kata Johnny saat jumpa pers di Jakarta, Rabu.

RUU ini memiliki tujuan utama menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak. Aturan ini, dikatakan Johnny, untuk memastikan Indonesia memiliki perlindungan yang memadai dan untuk mengambil keputusan cepat terutama yang berhubungan dengan bidang ekonomi.

Dalam konferensi tersebut, Menteri Johnny mengetahui ada persepsi yang berbeda dari masyarakat mengenai RUU sehingga “mengakibatkan tujuan baik Omnibus Law menjadi kabur”.

Berkaitan dengan cuti hamil, cuti tahunan dan cuti besar,

Johnny menyatakan tidak dihapus, melainkan diatur. Menkominfo juga menampik pesangon saat pemutusan hubungan kerja dihapuskan.

“Tidak mungkin itu. Kalau disesuaikan, iya,” kata Johnny.

Pemberian pesangon, dijelaskan Johnny akan disesuaikan dengan masa kerja

dan secara teknis akan diatur dalam undang-undang tersebut.

Johnny mengharapkan diskusi publik yang terjadi mengacu pada rumusan dan draf tunggal yang disampaikan pemerintah ke DPR.

“Jangan sampai perdebatan di ruang publik yang berdasarkan opini

yang dibangun, yang belum tentu bersumber pada draf asli,” kata dia.

RUU Omnibus Law Cipta Kerja terdiri dari 15 bab dan 174 pasal serta 11 klaster.

 

 

Baca Juga :