Mesozoikum

Mesozoikum

Mesozoikum

Mesozoikum (Bahasa Yunani: μεσο, meso, “antara” dan ζωον, zoon, “hewan” atau berarti “hewan pertengahan”) adalah salah satu dari tiga era geologi pada eonFanerozoikum. Pembagian waktu menjadi era ini diawali oleh Giovanni Arduino padaabad ke-18, walaupun nama asli yang diberikannya untuk Mesozoikum adalahSekunder (menjadikan era modern menjadi Tersier). Era yang berlangsung antaraPaleozoikum dan Kenozoikum ini sering pula disebut Zaman Kehidupan Pertengahanatau Zaman Dinosaurus, mengikuti nama fauna yang dominan pada masa itu.

Mesozoikum ditandai dengan aktivitas tektonik, iklim, dan evolusi. Benua-benua secara perlahan mengalami pergeseran dari saling menyatu satu sama lain menjadi seperti keadaannya saat ini. Pergeseran ini menimbulkan spesiasi dan berbagai perkembangan evolusi penting lainnya. Iklim hangat yang terjadi sepanjang periode juga memegang peranan penting bagi evolusi dan diversifikasi spesies hewan baru. Pada akhir zaman ini, dasar-dasar kehidupan modern terbentuk.

Mesozoikum berlangsung kurang lebih selama 180 juta tahun, antara 251 hingga 65 juta tahun yang lalu. Era ini dibagi menjadi tiga periode: Trias, Jura, dan Kapur.

 

  1. Jaman Prasejarah Arkaekum

Jaman arkaekum ini merupakan jaman awal dengan keadaan kulit bumi yang masih panas. Jaman arkaekum ini memiliki rentang waktu atau terjadi kurang lebih selama 2.500 juta tahun. Dengan keadaan kulit bumi yang masih panas tersebut, membuat bumi belum ada penghuninya dan itu berlangsung selama 2.500 juta tahun.

  1. Jaman Prasejarah Paleozoikum

Pada jaman paleozoikum ini sudah ada makhluk hidup yang menghuni bumi. Makhluk hidup yang menghuni bumi pada jaman paleozoikum bukan manusia tetapi makhluk halus yaitu mikroorganisme, jenis ikan, jenis reptil, jenis amfibi dan jenis-jenis hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Jaman paleozoikum ini berlangsung lebih cepat dari jaman arkaekum yaitu berlangsung selama 340 juta tahun.

  1. Jaman Prasejarah Mesozoikum

Semakin kedepan semakin cepat pula berlangsungnya sebuah jaman termasuk juga jaman mesozoikum yang terjadi setelah jaman mesozoikum yaitu berlangsung selama 140 juta tahun. Pada jaman mesozoikum, perkembangan reptil mencapai puncaknya sehingga banyak yang menyebut jaman mesozoikum ini sebagai jamannya reptil. Akan tetapi setelah melewati akhir jaman yang kurang lebih 140 juta tahun tersebut, reptil-reptil penghuni bumi mengalami masa kepunahan. Sebagai pengganti jenis reptil, maka muncullah berbagai jenis hewan lain yang menggantikannya yaitu jenis burung dan jenis hewan menyusui tetapi dengan jenis tingkatan yang masih rendah.

  1. Jaman Prasejarah Neozoikum

Jaman neozoikum ini merupakan jaman baru dibumi, dan terbagi atas dua jaman yaitu :

  1. Jaman Ketiga (Tersier)

Pada jaman ketiga ini jenis hewan menyusui yang menghuni bumi mulai berkembang contoh hewan menyusui pada jaman ini adalah kera. Terjadinya jaman ketiga ini berlangsung selama kurang lebih 60 juta tahun.

  1. Jaman Keempat (Kuartier)

Nah pada jaman inilah merupakan jaman dimana manusia ada dan menghuni bumi.

Adanya kehidupan manusia ini tidak serta merta manusia yang menghuni bumi tersebut memiliki perikehidupan yang sempurna. Jaman keempat ini dibagi menjadi dua jaman yaitu Jaman Pleistocen atau Dilluvium dan Jaman Holocen atau Alluvium.

Anda pastinya pernah mendengar istilah manusia purba kan…? Nah inilah awal jenis manusia dimana jenis manusia ini seperti yang saya utarakan belum memiliki pola perikehidupan yang sempurna jika dibandingkan dengan era modern. Jaman manusia purba ini disebut dengan Jaman Pleistocen atau Dilluvium yang berlangsung kurang lebih 600.000 tahun. Sedangkan jaman halocen atau alluvium berupakan jamannya manusia modern. Jaman halocen atau alluvium ini berlangsung kurang lebih 20.000 tahun yang lalu dan terus berkembang kearah jaman modern sampai sekarang ini. Homo Sapiens atau yang kita identikkan memiliki kesamaan dan ciri-ciri dengan manusia modern sekarang ini muncul pada jaman atau era holocen atau alluvium ini.


Sumber: https://appbrain.co.id/