METEOROID, METEOR DAN METEORIT

METEOROID, METEOR DAN METEORIT

Tiga kata ini kedengarannya seperti sama, ya memang sama, sama-sama susah diucapkan, tetapi dalam kenyataannya ketiga kata tersebut memiliki pengertian yang berbeda.

Meteoroid adalah batuan dalam ruang antar planet yang berukuran kecil hingga yang berukuran besar sebesar gerbong kereta api.

Meteor adalah meteoroid yang masuk dalam atmosfer bumi dan menjadi panas dan berpijar karena gesekan dengan atmosfer Bumi.

Meteorit adalah sisa-sisa meteoroid yang mencapai permukaan Bumi.

Ada 3 macam meteorit yang dikenal,yaitu;

  1. Meteorit logam,memiliki unsur nikel dan besi.
  2. Meteorit batuan,memiliki unsure silkon.
  3. Meteorit campuran,memiliki unsu logam dan silikon.
  4. MATERI ANTAR BINTANG[32]

Ruang antar bintang tidak sepenuhnya kosong,tetapi terisi awan gas dan debu yang disebut nebula. Kita bisa melihat nebula saat mereka bersinar atau ketika memantulkan cahaya dari bintang terdekat. Terkadang kita tidak bisa melihat nebula,tetapi kita bisa mengatahui keberadaan mereka.karena mereka menghalangi cahaya bintang dibelakangnya.

Secara umum terdapat dua jenis penyusun materi antar bintang, yang pertama adalah debu antar bintang dan yang kedua adalah gas. Masing-masing jenis materi ini memberikan pengaruh yang berbeda ketika diamati.

  1. Debu Antar Bintang

Materi ini jauh lebih kecil kelimpahannya dibandingkan dengan gas antar bintang, namun pengaruhnya terhadap berkas cahaya visual lebih besar. Hal ini disebabkan ukuran partikelnya yang besar (dalam orde 1/1000 mm), bandingkan dengan panjang gelombang cahaya tampak (1/20000 mm), sehingga materi ini cenderung untuk menyerap dan menghamburkan berkas cahaya. Debu antar bintang ini tersusun dari partikel-partikel es, karbon, atau silikat.

          Karakteristik debu ini menghasilkan bermacam efek terhadap cahaya bintang, yang akan dijelaskan sebagai berikut.

  1. Nebula Gelap

Ada daerah tertentu di ruang antar bintang yang memiliki kepadatan debu yang sangat tinggi, sehingga cukup untuk menjadi awan (nebula) yang kedap cahaya. Walaupun kepadatan partikelnya masih jauh lebih rendah dari pada di Bumi, namun besarnya awan ini mengakibatkan terhalangnya cahaya bintang. Celah gelap memanjang di daerah Cygnus dan Horsehead Nebulae (Kepala Kuda) di Orion adalah contoh nebula gelap, yang menghalangi datangnya berkas cahaya bintang ke arah pengamat.

Nebula yang gelap tampak seperti siluet karena nebula tersebut menghalangi cahaya dari nebula yang bersinar atau bintang dibelakangnya.

Sumber :

https://khasanahkonsultama.co.id/jestro-ag60-anggur-tanpa-biji-dari-balitbang-pertanian/