Perbedaan antara Syari’ah, Fikih, dan Hukum Islam

Perbedaan antara Syari’ah, Fikih, dan Hukum Islam

             Dari pengertian syari’ah dan fikih yang telah dibahas sebelumnyamaka dapat disimpulkan bahwa keduanya memiliki karakter masing-masing. Di lihat dari sumbernya maka syariah bersumber dari Allah SWTyaitu berupa Al-Qur’an dan Hadits Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasalam. Sedangkan fikih bersumber dari para ulama dan ahli fikih yang telah menggali hukum-hukum yang berasal dari Al-Qur’an dan Hadist.Sementara dari segi obyeknya maka syariah objeknya meliputi bukan saja batin manusia akan tetapi juga lahiriyah manusia dengan Tuhannya(ibadah). Sedangkan fikih objeknya peraturan manusia yaitu hubungan lahir antara manusia dengan manusia serta manusia dengan makhluk lainnya. Perbedaan selanjutnya adalah mengenai sanksi ketikamelanggarnya, syariah sanksinya adalah pembalasan Allah SWT diakhirat, sedangkan fikih Semua norma sanksinya bersifat sekunder yaitunegara sebagai pelaksana sanksinya.

            Dari sini dapat disimpulkan bahwa hukum Islam adalah aturan-aturan yang datang dari Allah SWT melalui perantara para rasul-Nya yang berupa hukum-hukum yang qath’i (syariah) dan juga yang bersifat dzanni yaitu fikih. Dengan kata lain hokum Islam adalah syariat yang bersifat menyeluruh berupa hukum-hukum yang terdapat didalam Al-Qur’an dan As-Sunnah serta hukum-hukm yang dihasilkan oleh para ahli hukum Islam dengan menggunakan metode ijtihad (fikih).

Sumber :

https://littlehorribles.com/