Prinsip Ekonomi Islam

Prinsip Ekonomi Islam

            Aturan Islam tentang Ekonomi bukanlah suatu aturan yang baru sama sekali, sebab sejak Islam dikenal Allah telah mengatur hal ini, kegiatan Ekonomi dalam pandangan islam merupakan tuntutan kehidupan salah satu dasar yang kemudian dijadikan landasan terkait Firman Allah yang berbuyi..”Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah (mencari rizki pen) disegala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezekinya. Hanya kepadanalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan. (QS.Al-Mulk: 15).[17] dan ayat lain “Dialah yang memberi kelapangan atau membatasi rezeki orang yang Dia kehendaki” ( 42: 12; 13: 26). Ini menunjukkan bahwa selain perintah sholat dari Allah juga mencari nafkah secara halal, proses memenuhi kebutuhan hidup inilah yang kemudian melahirkan kegiatan ekonomi seperti jual beli, produksi, distribusi dan kegiatan ekonomi lainya.

Ekonomi islam memiliki dua sifat dasar yaitu;

1)      Rabbani, sifat ini menyatakan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam ekonomi Islam itu merupakan nilai-nilai dari illahiah, sifat ini jika ditelisik lebih jauh secara langsung mempengaruhi cara pandang dalam membentuk kepribadian, perilaku dan gaya hidup, dengan mengacu kepada aturan illahiah setiap manusia mempunyai nilai moral dan ibadah. Setiap tindakan manusia tidak boleh lepas dari nilai, yang secara vertical merefleksikan moral yang baik dan secara horizontal memberi manfaat bagi manusia dan mahluk lainnya.

2)      Insaniyyah, ekonomi Islam dikatakan memilki dasar sebagai ekonomi insani karena sistem ekonomi ini dilaksanakan dan ditunjukkan untuk kemakmuran manusia.

\

Recent Posts