Prinsip fisika pada roller coaster

Prinsip fisika pada roller coaster

Dalam perancangannya, roller coaster dibuat dengan keamanan yang menjamin orang yang menikinya tetap aman meskipun melaju dengan kecepatan yang cepat pada jalur yang naik turun dan berputar, hal ini tidak lepas dari prinsip-prinsip fisika yang digunakan pada roller coaster. Adapun prinsip-prinsip fisika pada roller coaster

Prinsip fisika pada roller coasteryaitu

1)      Energi Potensial

Energi potensial adalah energi yang mempengaruhi benda karena posisi (ketinggian) benda tersebut yang mana kecenderungan tersebut menuju tak lain terkait dengan arah dari gaya yang ditimbulkan dari energi potensial tersebut. Jumlah energi potensial yang dimiliki oleh suatu benda tergantung pada massa dan ketinggian. Satuan SI untuk mengukur usaha dan energi adalah Joule (J). Energi potensial dapat dirumuskan sebagai berikut:

Ep = mgh

Jadi, energi potensial (Ep) pada roller coaster bernilai maksimum saat roller coster berada di posisi puncak lintasan dan energi potensial bernilai nol saat roller coaster berada di posisi lembah (posisi terendah) lintasan. Energi potensial diubah menjadi energi kinetik, ketika roller coaster bergerak menurun.

2)      Energi kinetik

Energi kinetik adalah energi gerak yang diperoleh sebagai gerakan dari obyek, partikel, atau seperangkat partikel. Sebuah obyek yang memiliki gerak, apakah itu gerak vertikal atau horizontal, maka sebuah obyek tersebut berarti memiliki energi kinetik. Faktor yang mempengaruhi energi kinetik adalah semakin berat sebuah obyek tersebut dan semakin cepat pula obyek tersebut bergerak maka energi kinetik yang yang dimiliki obyek tersebut semakin besar. Energi kinetik dapat dirumuskan sebagai berikut :

Ek = ½mv ²

baca juga :